Tunjangan Tetap dan Tidak Tetap

03 Apr 2019 | Payroll | Perhitungan Gaji

Tunjangan Tetap dan Tidak Tetap - Dalam menentukan pengupahan bagi karyawan terdapat istilah tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. Berdasarkan pasal 5 pp nomor 78 tahun 2015, upah dapat terdiri atas komponen:

  1. Upah tanpa tunjangan
  2. Upah pokok dan tunjangan tetap
  3. Upah pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap.

Jika menggunakan skema upah pokok dan tunjangan tetap, maka besarnya upah pokok paling sedikit 75% dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap (Pasal 5 ayat 2 pp nomor 78 tahun 2015). Upah tersebut diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Tunjangan Tetap

Mengutip Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor: SE-07/MEN/1990 tunjangan tetap adalah suatu pembayaran yang teratur berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan secara tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan dalam satuan waktu yang sama, dengan pembayaran upah pokok, seperti Tunjangan Istri; Tunjangan Anak; Tunjangan Perumahan; Tunjangan Kemahalan; Tunjangan Daerah dan lain-lain. Tunjangan Makan dan Tunjangan Tranport dapat dimasukkan dalam komponen tunjangan tetap apabila pemberian tunjangan tersebut tidak dikaitkan dengan kehadiran, dan diterima secara tetap oleh pekerja menurut satuan waktu, harian atau bulanan.

Tunjangan Tidak Tetap

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja  Nomor: SE-07/MEN/1990 tunjangan tidak tetap adalah suatu pembayaran secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja, yang diberikan secara tidak tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokok, seperti Tunjangan Transport yang didasarkan pada kehadiran, Tunjangan Makan dapat dimasukkan ke dalam tunjangan tidak tetap apabila tunjangan tersebut diberikan atas dasar kehadiran (pemberian tunjangan biasa dalam bentuk uang atau fasilitas makan).

Berikut contoh data gaji yang diterima karyawan:

Dari contoh data gaji karyawan diatas maka yang termasuk tunjangan tetap adalah insentif masa kerja. Formulasi insentif masa kerja di contoh ini membaca masa kerja tanpa memperhitungkan kehadiran karyawan. Sedangkan uang makan, uang makan lembur, uang transpor dan lembur termasuk tunjangan tidak tetap dikarenakan memperhitungkan kehadiran karyawan.

Menghitung tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap akan lebih mudah apabila menggunakan software payroll. Pastikan payroll software anda mampu menghitung berbagai formulasi perhitungan tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap karyawan.

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories