Peraturan THR Untuk Karyawan Harian Lepas

29 May 2019 | Payroll | THR

Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu dan tidak terasa sebentar lagi akan semakin dekat dekat hari raya idul fitri atau yang biasa dikenal dengan hari raya lebaran. Biasanya, pada musim-musim lebaran seperti ini kebutuhan target produksi akan meningkat. Banyak perusahaan yang membutuhkan keahlian ataupun tenaga karyawan harian lepas.

Akan tetapi, perusahaan juga wajib memberikan THR (Tunjangan Hari Raya) kepada pekerjanya yang berstatus sebagai tenaga kerja harian lepas.

 Lalu bagaimana peraturannya ? Yuk kita simak bersama..

Untuk itu pemerintah sudah mengatur pada Permenaker No 06 Tahun 2016 Tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bahwa pengusaha wajib membayarkan THR kepada pekerja berdasarkan perhitungan masa kerjanya. Berdasarkan Permenaker 06 Tahun 2016 Pasal Pasal 3 Ayat 3 yang menjelaskan bahwa karyawan yang bekerja dengan perjanjian kerja harian lepas, jika pekerja tersebut telah memiliki masa kerja atau masa kerja lebih dari 12 bulan maka berhak atas THR 1 bulan upah dihitung berdasarkan upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir. Sedangkan bagi pekerja yang masa kerjanya kurang dari 12 bulan maka akan dihitung prorata berdasarkan upah rata-rata yang diterima setiap bulan selama masa kerja. Untuk contoh perhitungannya sebagai berikut :

Anto dan Agus merupakan pekerja harian lepas di PT. XYZ. Anto sudah bekerja selama 12 bulan sedangkan Anto baru 4 bulan bekerja dengan rata-rata upah per bulan yaitu Rp. 2.400.000 . Maka berapa THR yang mereka terima ?

Maka Anto akan mendapatkan THR sebesar Rp 2.400.000 dan Agus sebesar Rp 1.000.000

Berikut detail perhitungannya :

Selain pembayaran THR untuk karyawan harian lepas, perusahaan dihimbau untuk membayarkan THR kepada seluruh pekerjanya tepat waktu dan memperhatikan batas waktu pembayaran THR. Untuk itu sebaiknya perusahaan sudah mulai menggunakan software hris salah satunya yaitu Sigma HRIS untuk mempermudah perhitungan THR dan juga dapat dengan otomatis menghitung THR dengan cepat dan tepat sesuai dengan masa kerjanya sehingga tidak perlu lagi melakukan perhitungan secara manual yang menghabiskan waktu. Dan bagi perusahaan yang terlambat membayarkan THR juga dapat dikenakan sanksi yang sudah dibahas disini. Ayo mulai pakai Sigma HRIS sekarang !

  

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories