Ketahuilah Jenis Komponen Upah Menurut Undang-Undang

21 Jun 2019 | HRIS Software | Penggajian

Ketahuilah Jenis Komponen Upah Menurut Undang-Undang - Banyak pekerja yang selalu menantikan tanggal pembagian upah, namun banyak pula yang bertanya-tanya dari mana take home pay nya berasal. Dan biasanya tidak hanya karyawan baru yang bertanya hal demikian banyak pula karyawan lama yang juga masih mempertanyakannya. Untuk itu sebaiknya kirimkanlah slip gaji online kepada karyawan sehingga perhitungan upah yang ditransfer ke karyawan menjadi lebih transparan. Tapi tahukah anda apa saja jenis komponen upah menurut Undang-Undang?

Upah merupakan hak pekerja yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh serta keluarganya atas suatu pekerjaan dan atau jasa yang telah atau akan dilakukan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan Pasal 5 Ayat 1, Upah terdiri atas komponen:

  • Upah tanpa tunjangan
  • Upah pokok dan tunjangan tetap atau
  • Upah pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah di atas maka coba kita bahas satu per satu:

    • Upah Pokok
      Upah pokok merupakan upah tanpa tunjangan yang merupakan imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja atau buruh berdasarkan tingkat maupun jenis pekerjaannya. Besaran upah pokok ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu pemberi kerja dan pekerja yang biasanya sudah tertuang dalam perjanjian kerja, perjanjian kerja bersama ataupun peraturan perusahaan. Serta diatur pula dalam Undang-Undang No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Pasal 94 yang menyebutkan bahwa:
      “Dalam hal komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka besarnya upah pokok sedikit-dikitnya 75% (tujuh puluh lima perseratus) dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap.”

    • Tunjangan Tetap
      Tunjangan tetap merupakan berbagai macam bentuk tunjangan yang bersifat tetap yang diberikan secara teratur kepada pekerja dan diberikan bersamaan dengan upah pokok. Tunjangan tetap tidak berhubungan dengan kehadiran karyawan, misalnya seperti tunjangan perumahan, tunjangan keluarga istri / anak dll. Tunjangan Makan dan Tunjangan Transpor dapat dimasukkan dalam komponen tunjangan tetap apabila pemberian tunjangan tersebut tidak dikaitkan dengan kehadiran, dan diterima secara tetap oleh pekerja menurut satuan waktu, harian atau bulanan.

    • Tunjangan Tidak Tetap
      Tunjangan Tidak Tetap merupakan suatu pembayaran secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja, yang diberikan secara tidak tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokok, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja  Nomor: SE-07/MEN/1990. Contohnya seperti Tunjangan Transport yang didasarkan pada kehadiran atau Tunjangan Makan yang dapat dimasukkan ke dalam tunjangan tidak tetap apabila tunjangan tersebut diberikan atas dasar kehadiran (pemberian tunjangan biasa dalam bentuk uang atau fasilitas makan).
       

    Untuk detail mengenai perbedaan antara tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap bisa dicek disini. Maka berdasarkan info di atas, maka akan lebih mudah jika Anda menggunakan software hris yaitu Sigma HRIS yang membantu dalam menghitung upah.

    Sumber:

    Peraturan Pemerintah No 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan

    Undang Undang No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

    Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja  Nomor SE-07/MEN/1990 

    Sigma HRIS

    All-In-One HRIS Solution

    Follow Us

    Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

     

    Recent Post

    Popular Post

    Categories