Jangka Waktu Maksimal Kontrak Kerja Menurut Undang Undang

01 Jul 2019 | Human Resources | Umum

Jangka Waktu Maksimal Kontrak Kerja Menurut Undang Undang - Perjanjian kerja dalam suatu perusahaan bisa saja dalam waktu yang ditentukan atau waktu yang tidak tertentu. Dan bagi pekerja di Indonesia, tidak asing dengan istilah pegawai kontak atau biasa disebut pekerja atau karyawan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu). Berdasarkan UU No 13 Tahun 2003 Pasal 56 Ayat 2 yang berbunyi:

“Perjanjian kerja untuk waktu tertentu didasarkan atas jangka waktu atau selesainya suatu pekerjaan tertentu“

Kemudian dijelaskan kembali pada Pasal 59 Ayat 1, yaitu:

  • Pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya
  • Pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 tahun
  • Pekerjaan yang bersifat musiman atau
  • Pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

Lalu muncul pertanyaan, berapa lama maksimal kontrak kerja yang diperbolehkan ?

Maka berdasarkan Pasal 59, disebutkan bawah PKWT hanya boleh dilakukan paling lama 2 tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 kali untuk jangka waktu paling lama 1 tahun. Dan jika penerbitan perjanjian kerja waktu tertentu yang baru maka dapat diadakan setelah melebih masa tenggang atau masa jeda selama 30 hari dari berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu yang lama. Selama adanya masa tenggang atau masa jeda 30 hari, tidak ada hubungan kerja antara pekerja dan pengusaha. Kemudian untuk pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya boleh dilakukan 1 kali dan paling lama 2 tahun.

Selanjutnya kita perlu tahu apa saja hal-hal yang mengakibatkan berakhirnya perjanjian kerja, yaitu:

  1. Pekerja meninggal dunia
  2. Berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja
  3. Adanya putusan pengadilan dana atau penetapan lembaga penyelesaian hubungan industrial yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap
  4. Adanya keadaan atau kejadian yang dicantumkan dalam perjanjian kerja, perjanjian kerja bersama, atau peraturan perusahaan yang dapat menyebabkan berakhirnya hubungan kerja

 

Dikarenakan kontrak kerja ini sangat berpengaruh pada penggajian karyawan maka untuk mempermudah pencatatan serta kalkulasi perhitungan gaji, sebaiknya pergunakanlah software hris. Salah satu software hris yang bisa Anda gunakan adalah Sigma HRIS, yang mana sudah dilengkapi fitur lengkap untuk menghitung gaji karyawan secara mudah, cepat, dan akurat.

 

Sumber: Undang Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories