Bolehkah Pembayaran THR Tidak Berupa Uang?

20 May 2019 | Payroll | THR

Bolehkah Pembayaran THR Tidak Berupa Uang? - Menyambut hari raya yang akan semakin dekat, saat ini perusahaan sudah harus mempersiapkan budget untuk membayarkan THR (Tunjangan Hari Raya) para pekerjanya. Pemerintah menghimbau seluruh perusahaan untuk membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum hari raya dan apabila terlambat melakukan pembayaran THR maka akan dikenakan sanksi. Mengenai THR ini sudah diatur dalam Permenaker No 06 Tahun 2016 dan poin pentingnya sudah dibahas disini.

Tujuan pemberian THR adalah sebagai salah satu bentuk apresiasi dari perusahaan kepada para pekerjanya. THR juga bertujuan sebagai persiapan untuk hari raya, tradisi mudik serta berkumpul bersama keluarga. Maka dari itu pemerintah menerapkan juga batas akhir pembayaran THR yang sudah dihimbau pada Permenaker No 06 Tahun 2016 pasal 5 ayat 4.

Kemudian muncul pertanyaan, Bolehkah Pembayaran THR Tidak Berupa Uang?

Misalnya berbentuk barang seperti parsel sembako. Untuk hal tersebut sudah tertuang jelas dalam Permenaker No 06 Tahun 2016 pasal 6 yang berbunyi:

“THR Keagamaan diberikan dalam bentuk uang dengan ketentuan menggunakan mata uang rupiah Negara Republik Indonesia”.

Jika ada perusahaan yang memberikan parsel kepada pekerjanya, maka pemerintah tidak melarang jika memang parsel yang diberikan merupakan hadiah sebagai bentuk apresiasi tambahan. Namun wajib hukumnya memberikan THR dalam bentuk uang dengan nominal yang sesuai dengan aturan perhitungan masa kerja karyawan.

Saat ini semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan Software hris untuk mengolah dan menghitung THR karyawan. Dengan adanya Sigma HRIS yang merupakan salah satu dari software hris indonesia maka bagian hrd dan payroll bisa melakukan perhitungan THR dengan cepat  dan akurat sesuai dengan peraturan pemerintah maupun kebijakan perusahaan Anda.
 

Sumber: Permenaker No 06 Tahun 2016

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories