Apakah Upah Sama Dengan Take Home Pay?

23 Aug 2019 | Payroll | Perhitungan Gaji

Apakah Upah Sama Dengan Take Home Pay? - Akhir bulan merupakan hal yang paling ditunggu oleh banyak para pekerja di Indonesia. Alasannya apalagi kalau bukan “gajian”. Pada saat gajian para pekerja akan mendapatkan upah dengan besaran sesuai dengan take home pay nya. Lalu apakah upah sama dengan take home pay? karena banyak para pekerja yang bertanya-tanya, kenapa take home pay yang didapatkan tidak sesuai dengan upah 1 bulan. Yuk kita simak bersama.

Berdasarkan KBBI, upah merupakan uang dan sebagainya yang dibayarkan sebagai pembalas jasa atau sebagai pembayar tenaga yang sudah dikeluarkan untuk mengerjakan sesuatu / gaji / imbalan. Sedangkan untuk take home pay ialah upah yang dibawa pulang pekerja merupakan jumlah total pendapatan bersih atau gaji bersih yang didapatkan oleh pekerja.

Komponen upah terdiri atas 2 bagian yaitu upah pokok dan tunjangan tetap, sesuai dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan, yang berbunyi :

“Dalam hal komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka besarnya upah pokok sedikit-dikitnya 75% (tujuh puluh lima perseratus) dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap.”

Dalam hal ini pemerintah juga sudah mengatur setiap tahunnya upah minimum sesuai wilayah atau biasa disebut dengan UMR. Karena dalam menghitung upah para pekerja harus sesuai dengan peraturan. Besaran UMR ditetapkan oleh pemerintah yang disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan juga produktivitas masing-masing wilayah. Pemerintah berharap seluruh perusahaan menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku, dan pemerintah menyambut baik jika perusahaan memberikan persentase ataupun upah pokok serta tunjangan tetap lebih dari yang disarankan.

Lalu bagaimana dengan Take Home Pay?

Beberapa perusahaan ada pula yang tidak hanya memberikan upah pokok dan tunjangan tetap saja, tapi ada pula yang memberikan tunjangan tidak tetap. Tunjangan tidak tetap ini biasanya berdasarkan dengan kehadiran pekerja, contohnya tunjangan makan dan tunjangan transpor. Maka apabila pekerja hadir dan masuk kantor maka mendapatkan tunjangan makan dan transpor sesuai dengan nilai yang telah disepakati. Dan ada pula komponen pengurang upah lainnya seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan serta pinjaman karyawan.

Maka dengan pembahasan di atas, telah kita ketahui bersama bahwa upah tidak sama dengan Take Home Pay. Karena take home pay tidak hanya terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap saja namun juga berisi dengan tunjangan tidak tetap, serta potongan lainnya seperti BPJS, pinjaman dan PPh21.

Kemudian, jangan lupa… sebagai warga negara yang baik, maka kita harus membayar pajak. Take home pay juga sudah termasuk dengan pemotongan pajak penghasilan pekerja yaitu PPh21. PPh21 ini biasanya sudah dihitung oleh bagian payroll menggunakan software HRIS contohnya Sigma HRIS agar proses kalkulasi perhitungan gaji pekerja lebih cepat, otomatis dan efisien. Apakah bagian payroll Anda sudah menggunakan Sigma HRIS?
 

Sumber:

  • Undang Undang No. 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan
  • https://kbbi.kemdikbud.go.id

 

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories