Take Home Pay Tidak Sesuai ? Bolehkah Karyawan Protes?

04 Mar 2020 | Payroll | Perhitungan Gaji

Take Home Pay Tidak Sesuai ? Bolehkah Karyawan Protes? - Akhir bulan merupakan hal yang paling dinantikan hampir setiap karyawan di seluruh nusantara, apalagi kalau bukan gajian. Banyak perusahaan yang menjadwalkan akhir bulan sebagai tanggal penggajian dan setiap karyawan akan menerima upahnya, baik itu melalui transfer ke bank masing-masing karyawan ataupun masih juga ada yang memberikan upah berupa cash atau uang tunai.

Seperti yang kita ketahui bersama, THP (Take Home Pay) terdiri atas Gaji Pokok, Tunjangan Tetap, Tunjangan Variabel, Potongan, Premi Asuransi dan juga PPh21. Pada era teknologi 4.0 di Indonesia ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan software HR yaitu Sigma HRIS yang dapat membantu menghitung THP karyawan tidak hanya otomatis tapi juga cepat dan akurat serta sudah dilengkapi dengan rincian perhitungan pajak dan pengiriman slip gaji ke email ataupun dapat di akses secara online (Slip Gaji Online).

Lalu bagaimana jika karyawan merasa THPnya kurang ? tentu saja hal ini tidak diinginkan siapapun, baik itu bagian payroll apalagi karyawan itu sendiri. Lalu apakah boleh melakukan protes ?

Jawabannya, tentu saja boleh, berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 96 sudah menjelaskan hal ini lho yang berbunyi :

“Tuntutan pembayaran upah pekerja/buruh dan segala pembayaran yang timbul dari hubungan kerja menjadi kadaluwarsa setelah melampaui jangka waktu 2 (dua) tahun sejak timbulnya hak.”

Maka sesuai dengan pasal yang sudah diinfokan di atas, maka apabila karyawan ingin mengajukan protes atau mengajukan tuntutan atas pembayaran gaji yang tidak sesuai misalnya adanya kekurangan upah ataupun merasa upah yang diberikan tidak sesuai dengan kesepakatan maka dapat mengajukan protes paling lambat 2 tahun sejak penggajian tersebut diberikan. Dan ingat juga perlu Anda kroscek kembali bagaimana dengan kesepakatan yang sudah disepakati dengan perusahaan, seperti yang tertuang dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, ataupun Perjanjian Kerja Bersama.

Dan untuk memastikan perusahaan memberikan upah yang sesuai dengan ketentuan, sebaiknya pastikan perusahaan Anda sudah menggunakan Sigma HRIS sebelum terjadi masalah yang tidak kita inginkan bersama seperti kekurangan gaji. Serta jangan lupa memahami dan mengetahui Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, ataupun Perjanjian Kerja Bersama ya karena masing-masing perusahaan memiliki kebijakannya sendiri. ??

Sumber : UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories