Rumah Kebanjiran, Apakah Potong Cuti ?

10 Jan 2020 | Human Resources | Karyawan

Rumah Kebanjiran, Apakah Potong Cuti ? - Tidak terasa kita sudah meninggalkan tahun 2019 dan akan menjalani tahun 2020 serta kita semua berharap tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Namun sayang sekali awal tahun 2020 sejumlah wilayah tergenang banjir akibat hujan ekstrem dari malam tahun baru. Akibatnya banyak karyawan yang keesokkan harinya tidak bisa melakukan aktivitasnya dan tidak bisa masuk ke kantor karena akses jalan dari rumah ataupun menuju lokasi kantor tidak bisa dilewati akibat genangan yang tinggi. Lalu bagaimana perusahaan menanggapi hal ini ?

Seperti yang sudah pernah dibahas pada artikel sebelumnya yaitu jenis-jenis cuti sesuai UU No. 13 Tahun 2003 yaitu pasal 93 Ayat 4, salah satunya ada cuti penting

. Cuti penting atau biasa disebut dengan cuti khusus seperti :

  1. Pekerja menikah: 3 hari
  2. Menikahkan anak: 2 hari
  3. Mengkhitankan anak: 2 hari
  4. Membaptiskan anak: 2 hari
  5. Istri melahirkan atau keguguran: 2 hari
  6. Suami/istri, orang tua/mertua, atau anak/menantu meninggal dunia: 2 hari
  7. Anggota keluarga dalam 1 rumah meninggal dunia: 1 hari


Dan sayangnya pada cuti tersebut tidak disebutkan untuk cuti bencana alam. Nah bagaimana menyikapinya ? berdasarkan UU yang ada memang tidak disebutkan adanya cuti untuk musibah bencana alam. Namun jangan khawatir, saat ini sudah banyak perusahaan yang memberikan kompensasi di antaranya cuti khusus bencana alam ataupun cuti force majeur. Di mana cuti ini tidak memotong cuti tahunan karyawan dan juga tidak memotong gaji karyawan. Tapi ada pula yang menganggap sebagai ijin tidak potong gaji khusus bagi para karyawan yang mengalami musibah banjir. Cuti ataupun Ijin ini biasanya tergantung pada kebijakan perusahaan masing-masing ataupun perjanjian kerja yang telah disepakati sebelumnya antara perusahaan dan juga karyawan.

Saat ini marilah kita semua berdoa agar di tahun 2020 apa yang direncanakan dapat terwujud. Dan untuk kedepannya sebaiknya perusahaan sudah menggunakan software HR untuk melakukan pencatatan kehadiran karyawan termasuk apabila karyawan tidak dapat hadir di kantor, maka bisa melakukan request melalui Sigma HRIS ESS (Employee Self Service) melalui gadget masing-masing. Bisa dilakukan dengan bukti foto selfie dengan rumah yang tergenang air kemudian menunggu approval atasan dan HRD. Voila ! data kehadiran Anda sudah masuk langsung ke system. Akan sangat memudahkan karyawan dan juga bagian HR bukan ? yuk tunggu apa lagi..


Sumber :

No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories