Apakah Cuti Menikah Boleh Diperpanjang ?

15 Nov 2019 | HRIS Software | Human Resources

Apakah Cuti Menikah Boleh Diperpanjang ? - Apakah Anda akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ? Jika Anda adalah seorang karyawan yang masih berstatus aktif bekerja disuatu perusahaan maka perlu mengajukan cuti menikah. Seperti yang sudah pernah dibahas pada artikel sebelumnya mengenaiperaturan cuti menikah menurut Undang Undang bahwa karyawan mendapatkan cuti menikah selama 3 hari. Namun biasanya banyak pasangan baru yang beranggapan bahwa 3 hari tidaklah cukup karena berniat untuk langsung liburan bulan madu atau honeymoon.

Maka bolehkan cuti menikah diperpanjang waktunya ?

Jumlah Hari Cuti Menikah

Cuti menikah merupakan bagian dari hak karyawan yang telah diatur dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 93 Ayar 4. Di mana pasal tersebut menyebutkan bahwa cuti menikah masuk ke dalam salah satu kategori cuti penting, sehingga harus memberikan izin untuk karyawan tidak masuk dengan alasan menikah selama 3 hari lamanya. Dan upahnya tetap dibayarkan selama 3 hari. Apabila cuti menikah lebih dari 3 hari dan ingin diperpanjang maka disesuaikan kembali dengan peraturan yang disepakati antara karyawan dan pengusaha yang tertuang dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan ataupun Perjanjian Kerja Bersama. Umumnya perusahaan tetap memberikan 3 hari cuti menikah sesuai peraturan dan bisa menggunakan sisa cuti tahunan yang masih tersisa untuk melanjutkan liburan bulan madu.

Pembayaran Upah Pada Saat Cuti Menikah

Perusahaan wajib membayar upah karyawan yang mengajukan cuti menikah seperti yang sudah tertuang dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 93 Ayat 2 yang mana disebutkan bahwa perusahaan wajib membayarkan upah apabila pekerja atau buruh yang tidak masuk bekerja karena pekerja atau buruh menikah, menikahkan, mengkhitan, membaptiskan anaknya, istri melahirkan atau keguguran kandungan, suami atau sitri atau anak atau menantu atau orang tua atau mertua atau anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia.

Prosedur Pengajuan Cuti Menikah

Biasanya pengajuan cuti menikah pada masing-masing perusahaan berbeda-beda. Tapi sudah pasti karyawan perlu membuat permintaan tertulis secara formal kepada atasan dan juga HRD. Surat pengajuan cuti menikah harus berisikan keterangan permohonan cuti dengan alasan menikah. Dan sebaiknya diajukan minimal 1 bulan sebelum acara pernikahan berlangsung.

Untuk proses pengajuan cuti termasuk cuti menikah sebaiknya perusahaan sudah menggunakan software HRIS yaitu Sigma HRIS yang menyediakan Sigma HRIS Employee Self Service (ESS) dimana memungkinkan karyawan untuk mengajukan cuti melalui web dan juga gadget masing-masing. Selanjutnya atasan dan HRD juga bisa langsung melakukan approval sehingga tidak perlu memanggil karyawannya kembali tapi cukup melakukan approval dari web. Bahkan tidak hanya sampai disitu, dengan menggunakan Sigma HRIS maka upah karyawan yang mengajukan cuti pun apabila sudah disetujui akan otomatis dibayarkan upahnya ketika gajian, sangat praktis dan efisien bukan ?

Sumber :

UU Nomor 13 Tahun 2003

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories