Apakah Anda Termasuk Penerima Insentif PPh Pasal 21 (DTP) ?

07 Sep 2020 | Human Resources | Umum

Apakah Anda Termasuk Penerima Insentif PPh Pasal 21 (DTP) ? - Adanya pandemi saat ini sangat berdampak pada setiap aspek kehidupan, tidak hanya sosial tapi juga stabilitas ekonomi yang tidak hanya didalam negeri tapi juga luar negeri. Dan pandemi ini juga mempengaruhi produktivitas masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Hal tersebut salah satu yang menjadi dasar pemerintah untuk membantu mengurangi efek pandemi demi menjaga stabilitas perekonomian nasional dengan mengeluarkan kebijakan. Salah satunya yaitu dengan adanya kebijakan insentif pajak. Akhirnya dikeluarkan lah peraturan dari kementerian keuangan yaitu PMK Nomor 86/PMK.03/2020 tentang insentif pajak untuk wajib pajak terdampak pandemi.

Lalu apakah Anda termasuk dalam kategori penerima insentif PPh Pasal 21 (DTP) atau yang lebih dikenal dengan insentif PPh21 yang ditanggung pemerintah ? berikut ini infonya :

1.Berlaku untuk Klasifikasi Lapangan Usaha tertentu

  • Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 3 A
  • Pada PMK tersebut terdapat 1189 jenis industri yang dapat menggunakan fasilitas insentif PPh ini. Beberapa jenis industri diantaranya seperti industri makanan dan minuman, industri besi dan baja, industri jasa angkutan, industri wisata serta, industri perkebunan dan pertanian, bahkan industri hiburan juga termasuk didalamnya.

2.Berlaku untuk karyawan yang memiliki NPWP

  • Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 3 B

  • Untuk kriteria karyawan, insentif PPh berlaku untuk karyawan yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Untuk karyawan yang belum memiliki NPWP sebaik sudah waktunya untuk mulai mendaftar NPWP ya, manfaat NPWP bisa dicek disini.

3.Penghasilan bruto tidak lebih dari Rp 200.000.000,00 setahun

  • Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 3 C
  • Dengan adanya insentif ini maka pemerintah akan menanggung PPh 21 karyawan yang penghasilan bruto yang bersifat tetap dan teratur tidak lebih dari Rp 200.000.000,00 dalam setahun.

4.Pembayaran insentif bersamaan dengan pembayaran upah karyawan

  • Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 5
  • Insentif PPh yang nantinya akan ditanggung oleh pemerintah, nantinya akan dibayarkan secara tunai oleh perusahaan bersamaan dengan penggajian atau penerimaan upah karyawan.

5.Berlaku untuk PPh21 ditanggung maupun ditunjang perusahaan

  • Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 6
  • Insentif PPh21 tidak hanya berlaku untuk perusahaan yang memotong pajak ke karywan saja tetapi juga berlaku untuk perusahaan memberikan tunjangan PPh 21 atau menanggung PPh 21 karyawan.

6.Insentif PPh 21 tidak dihitung sebagai penghasilan kena pajak

  • Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 7
  • Insentif PPh 21 yang ditanggung oleh pemerintah yang nantinya diterima oleh karyawan dari perusahaan maka tidak diperhitungkan sebagai penghasilan kena pajak.

7.Masa berlaku hingga akhir tahun

Jadi Anda sudah tahu bukan apakah Anda merupakan yang termasuk kategori yang mendapatkan insentif PPh21 (DTP) atau tidak. Namun perlu diingat kembali bahwa insentif pajak ini merupakan insentif pajak yang ditanggung pemerintah ya, bukan berarti pajak Anda 0 (nol) lho . Untuk itu agar dapat menyesuaikan dengan peraturan pemerintah saat ini sebaiknya menggunakan software HRIS seperti Sigma HRIS yang dapat membantu perusahaan Anda untuk proses perhitungan penggajian karyawan setiap bulannya. Dengan menggunakan fitur slip gaji online dapat memudahkan Anda untuk melihat komponen gaji termasuk insentif PPh21 DTP yang diperoleh. Untuk contoh perhitungannya bisa dicek disini.

Sumber :

Peraturan Nomor 86/PMK.03/2020 Tentang Insentif Pajak Untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories