Perbedaan Perhitungan Gaji Net & Gross

28 May 2019 | Payroll | Perhitungan Gaji

Dalam proses penggajian, pasti tidak asing dengan perhitungan gaji net dan gross. Metode net adalah metode di mana pajak akan ditunjang oleh perusahaan sedangkan metode gross adalah metode di mana pajak ditanggung oleh karyawan. Bagaimana perbedaan antara kedua komponen tersebut dalam menghitung komponen ?

1.       Dasar Perhitungan BPJS Ketenagakerjaan

Seperti yang kita ketahui bersama, berdasarkan peraturan pemerintah bahwa BPJS Ketenagakerjaan dihitung berdasarkan upah. Upah yang dimaksudkan di sini adalah gaji pokok ditambah dengan tunjangan tetap seperti yang tertuang dalam PP Nomor 46 Tahun 2015 Pasal 17. Dengan metode gross maka perusahaan akan menaikkan upah pekerja sehingga potongan pajak yang dibebankan kepada pekerja menjadi lebih besar. Selain itu dengan meningkatnya upah karyawan maka makin besar pula beban BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung oleh perusahaan. Sedangkan metode net, dasar perhitungan untuk BPJSnya tidak termasuk dengan tunjangan pajak, sehingga nilai potongannya akan relatif lebih kecil dan begitu pula dengan beban yang ditanggung oleh perusahaan.

2.       Forecast Beban Gaji Karyawan

Ada hal lain yang patut untuk diperhatikan dalam pemilihan metode net ataupun gross, salah satunya yaitu beban biaya atas gaji karyawan. Jika menggunakan metode net maka perusahaan perlu memperkirakan berapa gaji yang akan dibayarkan dengan menghitung seberapa besar tunjangan pajaknya. Bila pada masa jabatan pekerja  mengalami kenaikan gaji maka otomatis gaji pekerja akan terkena tarif pajak yang lebih tinggi dari sebelumnya. Kesulitan ini dapat menyebabkan kesalahan dalam memperkirakan beban gaji karyawan pada akhir tahun. Sedangkan dengan metode gaji gross maka perusahaan tidak perlu memperhitungkan besarnya tunjangan pajak sebagai beban gaji pekerja.

3.       Dasar Perhitungan THR

THR (Tunjangan Hari Raya) merupakan komponen gaji yang paling ditunggu-tunggu oleh karyawan tiap tahunnya. Dasar perhitungan THR menurut Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 Pasal 3 adalah Gaji Pokok dan Tunjangan Tetap. Metode net maupun gross dalam diaplikasikan dalam perhitungan THR.

Jika menggunakan metode net maka karyawan akan mendapatkan THR sesuai dengan upah 1 bulan dan metode merupakan metode yang dianggap menguntungkan bagi pekerja. Sedangkan jika menggunakan metode gross maka karyawan akan mendapat THR yang nilainya lebih kecil dari upah sebulan karena adanya perhitungan pajak THR .

4.       Tingkat Kompetitif Salary Survey

Sekarang ini sudah semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam salary survey, akan tetapi masih sangat sedikit perusahaan yang dapat melakukan analisa hasil survey ini dengan baik. Jika dilihat dari salary survey, nilai upah metode gross akan lebih besar dibandingkan dengan metode net, sehingga hal inilah yang akan membuat metode gross lebih kompetitif daripada metode net.

Selain itu perlu adanya melihat kondisi perusahaan, beberapa poin di atas dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk menetapkan metode mana yang ingin digunakan untuk melakukan perhitungan gaji perusahaan Anda. Hal ini berlaku juga untuk Anda yang ingin menggunakan software hris, pastikan software hris Indonesia pilihan Anda sudah mendukung metode perhitungan yang diinginkan.

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories