Karyawan Sakit Bolehkah Di Potong Gaji ?

22 Apr 2020 | Human Resources | Umum

Karyawan Sakit Bolehkah Di Potong Gaji ? - Ketika kita bekerja dan melakukan banyak sekali aktivitas maka dituntut untuk selalu sehat dan bugar. Namun ada kalanya sistem kekebalan tubuh kita menurun dan akhirnya sakit. Lalu bagaimana perlakuan apabila seorang karyawan mengalami sakit, entah itu karena beban kerja yang menumpuk sehingga stress atau ada pula dikarenakan pola hidup yang tidak sehat. Bolehkan perusahaan melakukan pemotongan atas gajinya ? berikut ini infonya

Karyawan yang tidak masuk karena sakit sudah dibahas pada UU Nomor 13 Tahun 2003, yaitu :

- Pasal 93 Ayat 1

Upah tidak dibayar apabila pekerja/buruh tidak melakukan pekerjaan

- Pasal 93 Ayat 2a

Ketentuan yang dimaksud dalam ayat 1 (diatas) tidak berlaku dan pengusaha wajib membayar upah apabila :

a.Pekerja/butuh sakit sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan

Nah sesuai dengan UU di atas, maka jawabannya sangat jelas, bahwa karyawan yang sakit tidak boleh dilakukan pemotongan gaji.

Tapi tentu saja wajib melaporkan surat dari dokter atau rumah sakit yang merawat karyawan tersebut. Apabila karyawan sakit berkepanjangan maka cuti sakit dapat diberikan apabila memang direkomendasi kan oleh dokter. Dan disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku pada masing-masing perusahaan. Pembahasan mengenai cuti sakit bisa dilihat pada link berikut.

Agar dapat mengurangi banyaknya karyawan yang sakit, sebaiknya perusahaan selalu menanamkan pola hidup bersih dan sehat serta mengkampanyekan bekerja dengan bersih, rapi, efisien dan juga pastinya nanti akan tercipta hasil yang efektif. Apabila sudah bekerja dengan efektif sudah pasti terhindar dari stress dan dapat mengatur pekerjaan lebih baik lagi. Banyak juga perusahaan yang juga memperhatikan faktor makanan di sekitar perusahaan lho, karena makanan juga merupakan salah satu faktor penting. Ada pula yang melakukan olah raga bersama di waktu tertentu sehingga tidak hanya bugar tetapi meningkatkan keakraban antar karyawan.

Hal lain yang juga tidak kalah penting adalah Sigma HRIS merupakan salah satu software HRIS untuk membantu menghitung gaji karyawan secara otomatis. Apabila karyawan sakit, dapat menggunakan fitur Employee Self Service (ESS) untuk permintaan ijin sakit dan dilengkapi dengan lampiran surat keterangan sakit dari dokter maupun rumah sakit. Dan dapat dilakukan dari gadgetnya masing-masing lho. 

Sumber : UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan 

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories