Beberapa Cara Untuk Meningkatkan Retensi Karyawan

17 Jun 2020 | Human Resources | Karyawan

Beberapa Cara Untuk Meningkatkan Retensi Karyawan - Angka turnover memang menjadi salah satu parameter untuk melihat kondisi suatu perusahaan. Maka tidak heran jika management ataupun owner sebuah perusahaan cukup concern jika melihat turnover rate yang tidak wajar. Selain proses perekrutan yang membutuhkan biaya, proses bisnis diperusahaan juga akan terganggu jika terlalu sering terjadi replacement pada suatu jabatan.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan retensi karyawan agar karyawan merasa betah bekerja di perusahaan tersebut.

  1. Memberikan kesempatan kepada karyawan untuk berkembang
    Tidak bisa dipungkiri jika salah satu alasan mengapa karyawan mengajukan resign adalah karena mereka merasa sudah “mentok” atau bosan di perusahaan tempat mereka bekerja saat ini. Oleh karena itu perusahaan harus jeli melihat hal ini. Selain dengan memberikan promosi jabatan kepada karyawan yang berprestasi, perusahaan juga bisa memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengikuti Training agar karyawan tersebut merasa berkembang dan memiliki kemampuan baru untuk mendukung pekerjaannya ataupun untuk persiapan jika nanti karyawan tersebut dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi.
  2. Mengapa karyawan resign?
    Perusahaan harus mencari tahu alasan sesungguhnya mengapa karyawan mengajukan resign. Terkadang memang tidak cukup hanya dengan melakukan exit interview, karena jika hanya mengandalkan data dari wawancara tersebut mungkin data tersebut kurang valid. Selain bisa bersifat subjektif mungkin karyawan tersebut tidak berkata jujur. Jika memungkinkan lakukan penelusuran untuk bertanya dengan orang – orang terdekat dari karyawan yang resign tersebut, mungkin dengan begitu anda baru menemukan alasan yang sebenarnya.
  3. Lakukan Onboarding sebaik mungkin
    Buat onboarding program yang menarik dan bermanfaat sehingga memberikan first impression yang baik baik bagi karyawan baru. Buatlah semacam sesi yang memberikan kesempatan kepada karyawan baru tersebut untuk bertemu dengan perwakilan Manajemen yang bisa memberikan penjelasan tentang tujuan perusahaan secara jelas. Dengan motivasi yang baik diawal bekerja diharapkan karyawan tersebut dapat bertahan untuk menghadapi segala tantangan yang ada dipekerjaannya.
  4. Pastikan atasan memeberikan feedback
    Feedback dari atasan adalah hal yang sangat penting untuk perkembangan kinerja karyawan. Tetapi jika atasan jarang memberikan feedback, karyawan akan merasa bingung dengan apa yang sudah dilakukan selama ini. Apakah itu benar atau salah, baik atau buruk. Jika karyawan melakukan kesalahan berikan teguran dan solusi agar kesalahan tersebut tidak diulangi dikemudian hari. Begitu juga jika karyawan bekerja dengan baik, tidak ada salahnya atasan memberikan apresiasi kepada karyawan tersebut.
  5. Target, review, dan penilaian
    Karyawan dapat bekerja dengan lebih fokus jika mereka memiliki target ataupun tujuan yang jelas. Berikan target yang sesuai dengan kemampuan masing – masing, kemudian lakukan review sesuai periode penilian yang sydag ditentuan. Berikan feedback positif kepada karyawan agar bisa lebih baik setiap periodenya. Dimana hasil penilaian tersebut biasanya digunakan untuk perhitungan bonus atau kenaikan gaji karyawan. Selain itu hasil penilaian juga bisa digunakan oleh HRD untuk dasar melakukan training kepada karyawan agar karyawan tersebut bisa bekerja dengan lebih baik lagi.
  6. Libatkan karyawan dalam menentukan kebijakan
    Selain menguntungkan perusahaan ataupun atasan dengan banyaknya saran atau ide yang masuk, karyawan akan merasa lebih bernilai jika mereka dilibatkan dalam suatu kebijakan. Untuk perusahaan dengan struktur organisasi yang besar mungkin hal ini bisa diterapkan dibagian atau department masing – masing. Atau jika memang anda berniat untuk mengumpulkan data dari semua karyawan yang cukup banyak, perusahaan bisa melalukan survei ataupun polling untuk melihat data yang menggambarkan keinginan atau kecenderungan dari seluruh karyawan.

Sudah menjadi tugas bagian Human Resources untuk mengelola karyawan, data karyawan serta berbagai keperluannya. Untuk itu gunakanlah Software HRIS seperti Sigma HRIS untuk mengelola karyawan baik data HR, kehadiran, payroll, dan penghargaan serta peringatan karyawan.


Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories