Learning and Development untuk Pengembangan Karyawan

14 Agt 2023 | Human Resources | Umum

Learning and Development untuk Pengembangan Karyawan - Karyawan adalah aset perusahaan yang berharga, maka dari itu perusahaan perlu berinvestasi dalam mengembangkan talent dan karyawannya untuk masa depan dan pertumbuhan dari bisnis perusahaan. Perusahaan umumnya bersemangat dalam mencari calon pelamar dan memperkerjakan karyawan baru yang sangat cocok ataupun jago dalam bidangnya , dan sesuai budaya dan keinginan perusahaan. Semangat dan keinginan untuk menjadikan karyawan sebagai aset berharga perusahaan pun mulai perlahan pudar setelah mendapatkan karyawan yang diinginkan.

Seiring berjalannya bisnis, maka akan muncul Kembali permintaan ataupun kebutuhan untuk memperoleh talent/kemampuan-kemampuan karyawan sesuai kriteria yang sudah ditetapkan, dan mungkin saja kriteria tersebut sudah update/upgrade dari waktu sebelumya mendapatkan karyawan baru yang dimaksud. Maka akan timbul pertanyaan, apakah perusahaan mencari karyawan baru lagi yang capable/ sesuai dengan kriteria baru tersebut? Atau mencoba mengembangkan karyawan-karyawan yang ada agar dapat bertumbuh dan berkembang, mencapai kriteria- kriteria yang diinginkan, bahkan mungkin lebih baik dari yang diset semula.

Kebutuhan bisnis terus berkembang, bahkan kompetitif dengan kompetitor ataupun kebutuhan pasar. Dari sisi perusahaan dan manajemen tentunya tertekan untuk selalu menumbuhkan dan memperbaiki perusahaan agar terus update dengan kondisi persaingan dan pasar saat ini. Perusahaan akan mempertimbangkan untuk membeli dan mempelajari alat/ mesin produksi baru/teknologi baru (jika bergerak dibidang industry/manufaktur,ataupun jasa service ) dan dari sisi nonmesin, tentunya perlu mencari karyawan-karyawan dengan kemampuan baru dan update sesuai kebutuhan, baik dengan cara merekrut karyawan baru, ataupun mengembangkan karyawan yang dimiliki saat ini.

Karyawan umumya akan senang jika perusahaan memperhatikan pertumbuhan kompetensi karyawannya, misalnya sering ada training/pelatihan berkala, seminar, atapun cara-cara lain dimana nilai dari karyawannya bertambah. Dengan begitu akan mengurangi potensi retensi dari karyawan, karena karyawan akan merasa betah untuk tinggal di perusahaan untuk sama-sama bertumbuh memajukan perusahaannya.

Berikut contoh umum manfaat dari adanya perencanaan strategic Human Resources misalnya dari Learning and Development untuk karyawan:

  • Mengurangi retensi karyawan
    Karyawan akan merasa dihargai karyawan, menjadi loyal, dan berusaha untuk melakukan terbaik dalam pekerjaannya
  • Mempersiapkan pemimpin baru
    Berbagai training dan pelatihan, ada juga perusahaan melakukannya agar karyawan-karyawan mampu menjadi leader/pemimpin atau siap secara kemampuan ketika diangkat ke jabatan selanjutnya.
  • Meningkatkan baik keterampilan , soft skill karyawan ataupun pengetahuan karyawan.

  • Budaya Kerja yang saling erat
    Karyawan yang mengikuti pelatihan bersama-sama, ataupun pelatihan antar divisi lain membuat karyawan dekat dan saling mengenal satu sama lain. Meningkatkan potensi kerja sama antar tim atau antar divisi yang lebih erat, dan dengan kemampuan yang meningkat. Tentunya budaya perusahaan akan lebih erat dan semangat dalam bekerja.

Biasanya untuk mengetahui poin-poin apa, ataupun dimana letak kelemahan/atau poin yang perlu ditingkatkan agar dapat dijadwalkan pelatihan karyawan, perusahaan sebelumnya mengadakan evaluasi untuk performa karyawan. Performance Management di HR adalah proses  merencanakan hal-hal apa yang menjadi ukuran dalam mencapai tujuan perusahaan/ divisi terkait, pengukurannya dirancang detail agar dapat menilai/evaluasi karyawan untuk mendapatkan hasil dari setiap karyawannya.

Dengan begitu karyawan mendapatkan data yang dapat diolah jadi berbagai keputusan atau pertimbangan. Apakah karyawan yang bekerja disana skill/keterampilannya rendah sehingga mendapatkan nilai buruk dalam performance evaluationnya, atau ternyata tools/alat bantu karyawan bekerja tidak sesuai harapan/optimal, sehingga menghambat karyawan bekerja. Atau apakah kriteria performance yang dibuat sudah tepat sehingga hasil penilaiannya valid dan berguna untuk keputusan manajerial. Atau nilai performance rendah karena kurangnya pelatihan dari sisi perusahaan, sehingga sulit untuk mencapai pengetahuan-pengetahuan dan teknik baru dalam mengembangkan perusahaan.

Disanalah keterkaitan antara Performance Management dari sisi penilaian dan Learning and Development dari sisi pembelajaran, saling terkait, melengkapi . Karyawan dapat dievaluasi performanya terlebih dahulu, jika sudah didapat hasil detail apa yang kurang, dan dapat dikembangkan, maka dapat didaftarkan ke program learning and development agar dapat memperbaiki dan meningkatkan keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan oleh manajemen . Atau dapat juga karyawan di berikan pelatihan terlebih dahulu untuk meningkatkan kinerja perusahaan, lalu nantinya baru diadakan evaluasi dari training tersebut dan evaluasi dari performa kinerjanya.

Learning & Development berkaitan dengan program pengembangan kapabilitas karyawan baik dari segi skill maupun kompetensi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Dengan meningkatnya kinerja individu karyawan diharapkan akan berdampak positif bagi kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Pembelajaran dan pengembangan sedikit berbeda dengan pelatihan saja karena pembelajaran dan pengembangan tidak hanya berfokus pada keterampilan tetapi juga pada kompetensi karyawan yang terkait dengan pekerjaan yang dilakukan. Di beberapa perusahaan, pembelajaran dan pengembangan dilaksanakan setelah melihat hasil evaluasi kinerja karyawan dengan melihat hal-hal yang menghambat karyawan mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Dengan menggunakan Sigma HRIS Performance Management dan Sigma HRIS Learning & Development, karyawan atau supervisor dapat melihat evaluasi kinerja karyawan secara detail dan mengirimkan pelatihan berdasarkan kebutuhan karyawan. Selanjutnya jika diperlukan, bagian HRD juga dapat menyusun Training Planning bagi seluruh karyawan.

Mengajukan transaksi Learning and Development  dengan mudah

Meminta pelatihan melalui antarmuka Sigma HRIS Employee Self Service mudah dan praktis. Setelah diajukan oleh karyawan, data akan langsung masuk ke atasan atau HRD untuk ditinjau dan disetujui. Setelah pengajuan disetujui, HRD dapat melihat daftar pengajuan karyawan dan menentukan metode pelatihan yang sesuai dengan materi dan jumlah peserta pelatihan.

Misalnya, jika banyak karyawan yang perlu dikembangkan dalam melakukan presentasi, perusahaan dapat mengadakan pelatihan dengan metode inhouse, yang tentunya dapat menghemat waktu dan biaya.

Kontrol Realisasi

Dengan adanya fungsi realisasi , atasan atau HRD dapat melihat perkembangan pelaksanaan pelatihan karyawan. Dan jika sudah disetujui maka akan langsung disimpan di master record karyawan, sehingga Anda tahu bahwa karyawan tersebut pernah mengikuti program pembelajaran dan pengembangan apapun.

Data ini juga dapat digunakan sebagai pertimbangan ketika karyawan dipromosikan ke posisi lain.

Evaluasi hasil pelatihan

Untuk mengetahui keefektifan program pembelajaran dan pengembangan, perusahaan dapat membuat skema evaluasi berdasarkan metode pembelajaran dan pengembangan yang diterapkan. Misalnya, satu bulan setelah pelatihan, karyawan harus mengikuti penilaian pertama dan 2 bulan kemudian, karyawan harus menilai ulang dengan daftar pertanyaan yang berbeda dari penilaian sebelumnya.

Report/Laporan

Data pembelajaran dan pengembangan yang telah dimasukkan ke dalam sistem dapat dilihat oleh HRD atau Perusahaan untuk berbagai keperluan. Misalnya, ketika karyawan telah membuat rencana pelatihan, perusahaan dapat melihat perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk program pembelajaran dan pengembangan selama periode tertentu. Selain itu, perusahaan atau manajer dapat mengecek perkembangan pelatihan selama satu periode, misalnya melihat berapa banyak rencana pelatihan yang belum dilaksanakan dan berapa banyak karyawan yang belum mengevaluasi pelatihan sebelumnya.

Seiring berkembangnya bisnis, tentunya memiliki kebutuhan dan rencana kerja yang semakin meningkat baik jumlah maupun kompleksitasnya. Oleh karena itu, sumber daya manusia dalam suatu perusahaan perlu memetakan struktur pekerjaan, ruang lingkup pekerjaan, spesifikasi bidang pekerjaan, dan sebagainya untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang semakin kompleks..

Software Payroll Indonesia seperti Sigma HRIS memiliki fitur baik HR, Kehadiran, Penggajian/Payroll , ataupun Strategic HR seperti Sigma HRIS Performance Management, Sigma HRIS Learning and Development juga Sigma HRIS Recruitment.


Ketentuan & Disclaimer

  • Website ini adalah karangan yang didasarkan pada pendapat atau pandangan penulis. Penyebutan nama, contoh atau referensi dalam Website ini adalah karangan penulis. Jika ada kesamaan nama, contoh, atau referensi, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

  • Pembuat, penyedia maupun penyebar Website ini dibebaskan dari segala kewajiban, tuntutan, gugatan, klaim, dalam bentuk apapun dari pihak manapun juga, serta dibebaskan dari tanggung jawab atas semua kerugian serta resiko yang timbul sehubungan Website ini.

  • Website ini bukan merupakan dasar hukum dan tidak dapat dijadikan dasar atas suatu kasus tertentu.

  • Dengan mengakses website ini, pengakses sudah setuju atas Ketentuan & Disclaimer ini.

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories