Tips Menghitung Budget Karyawan Baru

03 Des 2019 | Payroll | Perhitungan Gaji

Tips Menghitung Budget Karyawan Baru - Seringkali tim HR dan Payroll mengalami kesulitan dalam menghitung uang / budget yang disediakan untuk gaji serta take home pay karyawan baru. Take home pay karyawan adalah istilah untuk upah yang diterima karyawan, setelah dikurangi berbagai potongan seperti pajak penghasilan PPh21, iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan Karyawan dan lain-lain (Untuk Tips dan Trik menghitung Take Home Pay Karyawan dapat dibaca disini).

Untuk mengetahui hubungan budget yang disediakan perusahaan untuk membayar karyawan baru dengan take home pay karyawan maka perlu diketahui komponen apa saja yang mempengaruhi penghasilan karyawan.

Berikut contoh komponen-komponen yang mempengaruhi:

  1. Gaji dan Tunjangan Tetap
    Gaji adalah upah tetap yang diterima karyawan. Jika anda seorang karyawan bulanan, maka anda akan mendapatkan nilai gaji yang sama setiap bulannya. Begitu juga dengan tunjangan tetap, seperti tunjangan jabatan yang diterima tetap setiap bulannya, tunjangan keluarga ( misal istri atau anak) dan sejenisnya.
  2. BPJS Ketenagakerjaan
    BPJS Ketenagakerjaan adalah program sosial tenaga kerja yang meyediakan Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Pensiun.
    Berikut hal-hal yang perlu kita ketahui mengenai BPJS Ketenagakerjaan:
    • Jaminan Hari Tua (JHT)
      Iuran yang dibayarkan perusahaan sebesar 3,7% dari upah dan yang dipotong dari karyawan adalah 2% dari upah.
    • Jaminan Kematian ( JKM)
      Iuran JKM sepenuhnya dibayarkan perusahaan sebesar 0,3% dari upah.
    • Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
      Iuran JKK sepenuhnya dibayarkan perusahaan sebesar 0,24% , 0,54%, 0,89%, 1,27% dan 1,74% dari upah karyawan. Nilai yang digunakan tergantung dari kelas JKK yang didaftarkan.
    • Jaminan Pensiun
      Iuran yang dibayarkan perusahaan adalah senilai 2% dari upah, sedangkan yang dibayarkan karyawan adalah 1% dari upah.
  3. BPJS Kesehatan
    BPJS Kesehatan adalah program nasional yang bertujuan menjamin pekerja mendapatkan pemeliharaan dan perlindungan kesehatan (UU No. 40 Tahun 2004 Pasal 19). Iuran yang dibayarkan perusahaan adalah senilai 4% Upah sedangkan yang dibayarkan karyawan adalah senilai 1% upah.Untuk lebih Jelas mengenai BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan dapat dibaca disini
  4. Pajak Penghasilan PPh21
    Sebagai karyawan tentunya wajib melapor dan membayar pajak penghasilan. Pajak penghasilan PPh21 ini dapat dipotong dari penghasilan karyawan ataupun ditunjang perusahaan sesuai kesepakatan dan kebijakan perusahaan masing-masing.

Mengatur budget karyawan baru dapat menjadi pekerjaan yang melelahkan, karena harus menghitung nilai komponen gaji yang disebutkan diatas. Oleh karena itu dapat menggunakan tools Simulasi Gaji PPh21 disini . Dengan tools simulasi gaji dari Software Payroll maka menghitung budget dan take home pay karyawan menjadi lebih mudah.

Berikut contoh simulasi gaji dengan fitur Budget Perusahaan.


Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories