Jam Kerja di Indonesia

24 Jun 2019 | HRIS Software | Kehadiran

Jam Kerja di Indonesia - Pernahkah anda sebagai karyawan bertanya-tanya dari mana datangnya pembagian shift karyawan di Indonesia. Pada umumnya shift kerja baik pagi, siang maupun malam memiliki durasi sekitar 9 jam (8 jam kerja dan 1 jam istirahat). Waktu kerjanya bervariasi sesuai perjanjian kerja perusahaan dan perlu disesuaikan dengan Undang - Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Hal-hal apa saja yang perlu kita ketahui mengenai ketentuan durasi shift kerja pada Undang - Undang No.13 tahun 2003?

Berikut poin-poinnya.

  1. Lamanya jam kerja dalam 1 minggu.
    Ada dua pilihan yaitu 7 jam kerja setiap harinya dalam 1 minggu (berisi 6 hari kerja) dengan batas jam kerja total adalah 40 jam dalam 1 minggu tersebut, atau 8 jam kerja setiap harinya dalam 1 minggu (berisi 5 hari kerja) dengan batas jam kerja total adalah 40 jam dalam 1 minggu tersebut

  2. Lembur
    Apabila diperlukan bekerja lebih dari ketentuan di atas maka berlaku lembur. Tetapi aturan lembur tidak berlaku pada sektor usaha atau pekerjaan tertentu misalnya pengeboran minyak lepas pantai, supir angkutan / transportasi jarak jauh dan sejenisnya yang diatur dalam “pekerjaan yang harus dilakukan terus menerus” ataupun ada kesepakatan dengan pengusaha. (Diatur dalam pasal 85 ayat 2)

  3. Istirahat kerja
    Setiap karyawan berhak mendapatkan istirahat di antara jam kerja dalam sehari, sekurang kurangnya 30 menit setelah bekerja 4 jam terus menerus dan waktu istirahat tersebut tidak termasuk jam kerja (Pasal 79 UU 13/2003). Sebagai tambahan, pengusaha wajib memberikan waktu secukupnya bagi pekerja untuk melaksanakan ibadah (Pasal 80 UU 13/2003). (Untuk lebih jelasnya tentang istirahat kerja dapat dilihat di Pasal 79 UU 13/2003)

  4. Hak Karyawan Perempuan
    Ada juga pasal-pasal yang mengatur hak khusus perempuan seperti pasal 81 tentang hak karyawan wanita yang sakit haid pada hari pertama dan kedua dapat tidak bekerja. Pasal 82 ayat 1 untuk waktu istirahat bagi karyawan perempuan melahirkan. Pasal 82 ayat 2 juga diberikan bagi karyawan perempuan yang mengalami keguguran. Yang terakhir adalah pasal 83 ayang memberikan kesempatan karyawan wanita menyusui anaknya

Umumnya perusahaan bertipe kantoran/office memiliki waktu shift standar seperti 08.00-17.00 ataupun 09.00-18.00 dengan istirahat kerja antara pukul 12.00-13.00. Untuk tipe pabrik/manufaktur mungkin memiliki rotasi shift pagi, siang dan malam yang memungkinkan operasi/produksi dapat dilakukan selama 24 jam dalam 1 hari. Semua ini dapat dilakukan dan diatur asal tidak melanggar UU ketenagakerjaan dan kesepakatan kerja bersama.

Untuk membantu pengaturan shift kerja di perusahaan anda, gunakanlah Software HRIS Indonesia yang mampu menyediakan pengaturan Shift Kerja, Pola Shift Kerja, dan mappingnya dalam 1 tahun kalender. Dengan otomatisasi pola shift kerja, maka mengatur shift kerja, lembur, cuti dan analisis lembur menjadi lebih mudah.

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories