Simak Cara Menghitung PPh21 Bulanan Anda

10 Aug 2020 | PPh 21 | Metode Perhitungan

Simak Cara Menghitung PPh21 Bulanan Anda - Pajak penghasilan tentunya tidak asing di telinga para karyawan. Namun ternyata banyak diantara karyawan yang masih bertanya-tanya mengenai cara perhitungan pajak penghasilan pasal 21 atau biasa disebut PPh21. PPh21 adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lainnya yang diterima oleh pegawai, bukan pegawai, mantan pegawai, maupun penerima pesangon serta lain sebagainya.

Berikut ini info cara menghitung PPh21 bulanan Anda.

Berdasarkan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-16/PJ/2016 Pasal 9, dasar pengenaan pajak PPh21 adalah sebagai berikut :

a.Penerima penghasilan kena pajak

  • Pegawai tetap

  • Penerima pensiun berkala

  • Pegawai tidak tetap dengan penghasilan per bulan lebih dari Rp 4.500.000

  • Bukan pegawai yang menerima imbalan yang sifatnya berkesinambungan (PER-16/PJ/2016 Pasal 3c)

b.Seseorang yang menerima penghasilan melebihi Rp 450.000 per hari, yang berlaku bagi pegawai tidak tetap atau tenaga kerja lepas yang menerima upah harian, upah mingguan, upah satuan atau upah borongan, sepanjang penghasilan kumulatif yang diterima dalam 1 bulan kalender belum melebihi Rp 4.500.000

c.50% dari penghasilan bruto, yang berlaku bagi bukan pegawai sebagaimana dimaksud dalam PER-16/PJ/2016 Pasal 3c yang menerima imbalan yang tidak bersifat berkesinambungan

d.Jumlah penghasilan bruto, yang berlaku bagi penerima penghasilan selain penerima penghasilan, sebagaimana yang dimaksud dalam tiga poin di atas


Setelah kita mengetahui dasar pengenaan PPh21 diatas, perlu diketahui juga tarif pajak yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak (PKP), sesuai dengan Pasal 17 Ayat 1a UU Nomor 36 Tahun 2008, yaitu :


Selanjutnya ada tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang wajib diketahui, seperti dibawah ini :

Status Tarif PTKP


Maka nantinya akan di implementasikan pada contoh hitungan dibawah ini :

Agus sudah bekerja selama 3 tahun di PT. ABC dan belum menikah (TK/0) , saat ini mendapatkan gaji Rp 5.500.000 dan membayar iuran pensiun sebesar Rp 100.000. PPh21 yang dipotong tiap bulan yaitu sebesar :


Nah saat ini sudah tersedia software HRIS seperti Sigma HRIS yang akan membantu untuk menghitung masing-masing pajak karyawan setiap bulannya. Maka bagian HRD & Payroll tidak perlu lagi untuk menghitung satu per satu dan memakan banyak waktu karena sudah dibantu software payroll. Rincian perhitungan gaji juga dapat ditampilkan di slip gaji maupun slip gaji online karyawan lho. Cukup gunakan gadget masing-masing karyawan tanpa perlu lagi datang dan menanyakan ke HRD & Payroll. Perusahaan dapat memberikan informasi secara transparan dan karyawan akan senang karena dapat mengetahui dengan detail perhitungan gaji dan pajaknya. Untuk itu tunggu apa lagi, ayo hubungi Sigma HRIS sekarang ya.


Sumber :

-Peraturan Dirjen Pajak PER-16/PJ/2016 Tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 Dan Atay Penghasilan Pasal 26 Sehubungan Dengan Pekerjaan, Jasa, Dan Kegiatan Orang Pribadi

-UU Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories