Lembur Termasuk Komponen Untuk Menghitung Insentif PPh21?

15 Jun 2020 | PPh 21 | PPh21 Karyawan

Lembur Termasuk Komponen Untuk Menghitung Insentif PPh21? - Bekerja di perusahaan terkadang tidak terlepas dari kegiatan lembur. Biasanya karena tuntutan target produksi ataupun banyaknya beban pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Mengenai lembur itu sendiri sudah tertuang dalam Kepmenakertrans Nomor 102/Men/VI/2004 Pasal 11, bahwa upah dibagi menjadi Upah lembur di hari kerja dan Upah lembur di hari libur, dan detailnya bisa Anda simak disini. Kemudian bagaimana dengan komponen uang lembur apabila dilihat dari insentif pajak PPh21 ?

Apakah PPh 21 atas penghasilan berupa uang lembur yang diterima oleh karyawan termasuk kedalam komponen PPh 21 yang ditanggung Pemerintah sesuai yang diatur dalam PMK Nomor 44/PMK.03/2020 ?

Untuk menjawab hal diatas, pertama-tama sesuai dengan Pasal 2 PMK Nomor 44/PMK.03/2020, fasilitas insentif pajak PPh21 DTP diberikan kepada karyawan yang pada masa pajak berjalan periode April – September 2020 menerima penghasilan bruto yang bersifat tetap dan teratur yang disetahunkan tidak lebih dari Rp 200.000.000. Dan pastikan Anda sudah menyimak artikel berikut untuk mengetahui syarat dan kriterianya. Lalu apakah lembur merupakan penghasilan bruto yang tetap dan teratur ?

Jawabannya adalah berdasarkan PER Nomor PER-16/PJ/2016, penghasilan berupa uang lembur termasuk dalam pengertian penghasilan yang diterima secara teratur sehingga PPh21 atas uang lembur termasuk PPh21 DTP berdasarkan PMK Nomor 44/PMK.03/2020.

Sudah jelas bukan mengenai uang lembur Anda dalam perhitungan insentif PPh21(DTP). Lalu bagaimana dengan perhitungan insentif pph21 itu sendiri ? Gunakanlah software HRIS yang sudah lengkap dengan fitur perhitungan otomatis kalkulasi untuk insentif pph21 seperti Sigma HRIS. Ayo pakai Sigma HRIS dan upgrade system lama Anda ke Sigma HRIS sekarang juga.

Sumber :

- Peraturan Nomor 44/PMK.03/2020 Tentang Insentif Pajak

- Peraturan Nomor PER-16/PJ/2016 Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan Dengan Pekerjaan, Jasa dan Kegiatan Orang Pribadi.

- Kepmenakertrans Nomor 102/Men/VI/2004 Tentang Waktu Kerja Lembur dan Upah Kerja Lembur

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories