Apa Sanksi Jika THR Terlambat Diberikan?

24 Apr 2019 | Payroll | THR

Apa Sanksi Jika THR Terlambat Diberikan? - Memasuki Hari Raya Idul Fitri atau Hari Raya Natal adalah saat-saat yang ditunggu-tunggu oleh para pekerja dan juga buruh, tidak hanya momen berkumpul bersama keluarga tapi juga Tunjangan Hari Raya atau THR. Biasanya tim HRD & Payroll juga disibukkan dengan pekerjaan setahun sekali ini di tiap tahunnya. Tidak hanya pegawai tetap, tapi karyawan kontrak baik itu karyawan baru ataupun karyawan lama pasti menantikan THR.

Berdasarkan Permenaker No. 06 Tahun 2016  Pasal 5 ayat 4 yang berbunyi:

“THR wajib dibayarkan oleh pengusaha paling lambat 7 (tujuh) hari sebelumnya Hari Raya Keagamaan”

Lalu bagaimana jika perusahaan terlambat membayarkan THR ?

Sesuai Pasal 10 Ayat 1 dan 2, maka jika pengusaha terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja atau buruh, maka akan dikenakan denda 5 % dari total THR yang harus dibayar. Dan denda tersebut nantinya harus dikelola dan dipergunakan untuk kesejahteraan pekerja atau buruh yang diatur dalam Peraturan Perusahaan  atau Perjanjian Kerja Bersama.

Kemudian muncul pertanyaan lain, bagaimana dengan perusahaan yang malah tidak mau membayarkan THR kepada pekerjanya? Nah, untuk kasus ini Pemerintah juga sudah mengatur dalam Permenaker No. 06 Tahun 2016  Tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Pasal 11 maka perusahaan akan dikenakan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Agar perhitungan THR tidak memakan waktu lama dan terhindar dari denda administratif, maka sudah saatnya Anda menggunakan Software HRIS. Sigma HRIS dapat membantu perhitungan THR maupun gaji secara otomatis yang sudah lengkap dengan perhitungan pajaknya. Maka tunggu apa lagi? Yuk pakai Sigma HRIS sekarang!

 

Sumber :

Permenaker No. 06 Tahun 2016 Tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan

Sigma HRIS

All-In-One HRIS Solution

Follow Us

Semua berita terbaru akan kami update pada halaman Facebook & LinkedIn.

 

Recent Post

Popular Post

Categories